Mungkin
segalanya tidak akan lagi sama seperti dulu
Dulu, kamu
yang begitu indah dimataku.. begitu penting dihidupku.. begitu berartinya kamu
dulu yaa dulu jauh sebelum kebencian ini datang dengan caramu yang teramat
sangat menyakitiku. SAKIT! Sungguh sangat sakit yang kau beri padaku.
Sebegitunya tak peduli kamu dengan kesakitanku. Sebegitu tak pentingnya aku
dihidupmu hingga kau tancapkan luka begitu dalam dihatiku, kamu tak peduli!
Tidak akan pernah peduli sama sekalii!
Inikah caramu membalas rasa sakit
yang kuberi dulu? Segitu teganya kamu!
Tak pernah
kuberfikir bahwa kamu akan sejahat ini terhadapku tak pernah terlintas
dipikiranku sejenak pun tak pernah.
Dulu kita
pernah bersama,namun semua berubah setelah ada orang baru yang datang dihidupku
membawa kebahagiaan dengan sementara dan aku mengabaikanmu begitu saja bahkan
ku akhiri semua tentang kita,namun sungguh aku sesali keputusanku yang bodoh
itu. Dan penyesalan itupun datang disaat aku melihatmu t’lah bersama dengan
yang lain. Mungkin aku memang egois, aku jahat, aku tak peduli denganmu tapi
itu dulu setelah dia datang dihidupku. Menghancurkan semua kebahagiaanku
bersamamu. Dan saat ini aku menginginkan
kamu kembali. Tapi mengapa kamu membalas kesakitan itu lebih dari apa yang aku
lakukan terhadapmu. Mengapa?
Aku lelah
dengan harapku, dengan kesedihanku, dengan ketidakpeduli nya kamu, dengan
kekosongan hatiku, dan aku hanya ingin bahagia datang menghilangkan semua
kesedihan yang ada.
Semoga ini
adalah tetes air mata terakhir yang keluar dari mataku untuk menangisimu yang
t’lah bersama dengan yang lain, aku akan berjuang keras dan akan berusaha terus
untuk bisa melupakan segala hal tentangmu dan menghilangkan perasaan ini. Aku
yakin semua akan indah pada waktunya dan Tuhan akan selalu memelukku dalam
dekapan do’a dan sujudku, dan mendatangkan orang baru yang akan lebih darimu.
Semoga saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar