Saat aku melihat kebersamaanmu denganya hari ini, harusnya
aku sadar dari dulu kalau kamu tidak akan pernah kembali kehidupku lagi dan
bersama-sama denganku lagi. Aku terlalu bodoh mengharapkan orang yang nyatanya
benar-benar tidak pernah peduli terhadap perasaanku, tidak pernah peduli akan
sakitnya aku..mengapa mencintai dan menyayangimu harus sesakit ini?? Mengapa??
Aku bagaikan. Dan kamu tidak
akan pernah bisa kugapai dengan jemari kecilku ini. Tetapi apa artinya perhatianmu terhadapku belakangan
ini? Masuk kehidupku lagi dan seakan-akan aku bisa mengingat kembali hal-hal
kecil dan kenangan sederhana yang pernah kulalui bersamamu dulu.
Aku tidak mengetahui apa maksud dari tindakan mu akhir-akhir
ini. Aku benar-benar tidak mengerti atas semua yang terjadi kemarin. Atau
mungkin kamu memang benar, aku terlalu perasa dan aku terlalu dalam mengartikan
semua hal kecil yang kamu beri padaku saat ini.
Dan harusnya aku lebih menghargai kehadiran dia wanitamu
yang sudah berusaha membahagiakanmu. Tidak seharusnya aku bersikap seperti ini.
Maafkan aku.
Dan teruntuk kekasihku, aku tidak ingin menyakitimu lebih
dalam lagi, aku menyayangimu tulus dari dasar hati. Percayalah, aku akan
berusaha untuk tidak mengecewakanmu nanti.. semua ini aku tulis hanya untuk
mengungkapkan apa yang ada dipikaranku dan apa yang aku rasakan. Percayalah,
aku sungguh menyayangimu tanpa ada
maksud lain. Aku tidak menjadikanmu pelampiasan rasa sedihku,tidak.. nyatanya
aku benar-benar menyayangimu atas dirimu sendiri.