Kamis, 04 September 2014

Punduk Yang Merindukan Bulan




Saat aku melihat kebersamaanmu denganya hari ini, harusnya aku sadar dari dulu kalau kamu tidak akan pernah kembali kehidupku lagi dan bersama-sama denganku lagi. Aku terlalu bodoh mengharapkan orang yang nyatanya benar-benar tidak pernah peduli terhadap perasaanku, tidak pernah peduli akan sakitnya aku..mengapa mencintai dan menyayangimu harus sesakit ini?? Mengapa?? 


Aku bagaikan. Dan kamu tidak akan pernah bisa kugapai dengan jemari kecilku ini. Tetapi  apa artinya perhatianmu terhadapku belakangan ini? Masuk kehidupku lagi dan seakan-akan aku bisa mengingat kembali hal-hal kecil dan kenangan sederhana yang pernah kulalui bersamamu dulu.

Aku tidak mengetahui apa maksud dari tindakan mu akhir-akhir ini. Aku benar-benar tidak mengerti atas semua yang terjadi kemarin. Atau mungkin kamu memang benar, aku terlalu perasa dan aku terlalu dalam mengartikan semua hal kecil yang kamu beri padaku saat ini.

Dan harusnya aku lebih menghargai kehadiran dia wanitamu yang sudah berusaha membahagiakanmu. Tidak seharusnya aku bersikap seperti ini. Maafkan aku.

Dan teruntuk kekasihku, aku tidak ingin menyakitimu lebih dalam lagi, aku menyayangimu tulus dari dasar hati. Percayalah, aku akan berusaha untuk tidak mengecewakanmu nanti.. semua ini aku tulis hanya untuk mengungkapkan apa yang ada dipikaranku dan apa yang aku rasakan. Percayalah, aku sungguh  menyayangimu tanpa ada maksud lain. Aku tidak menjadikanmu pelampiasan rasa sedihku,tidak.. nyatanya aku benar-benar menyayangimu atas dirimu sendiri.

Rabu, 20 Agustus 2014

Secret Admirer

Mungkin ini terlalu cepat, jika aku mengatakan aku mulai menyukai dan mungkin saja jatuh cinta terhadapmu.. Hey Mr.Alis, maaf yah kak kita belum kenal aja aku udah manggil kakak dengan sebutan itu..
Aku juga ga tau apa yang sebenarnya terjadi dan aku rasakan saat ini.. aku mulai menyukaimu dan bahkan menggilaimu. okeh ini mungkin terlalu cepat dan terlalu lebai menurutmu.

Sejak pertama kali aku bertemu dan melihat senyumanmu, sejak saat itulah aku merasakan ada sesuatu yang mengganjal yang telah terjadi akan diriku.. yah,mungkin orang-orang biasa dengan menyebutnya "jatuh cinta"
dengan selalu memperhatikan setiap gerak-gerik tubuhmu dan selalu mencari-cari keberadaanmu saat wajahmu tidak terlihat lagi dipandanganku.

Penampilanmu yang biasa-biasa saja,potongan rambutmu yang khas dengan sebuah lesung pipit dipipimu dan dengan alismu yang benar-benar aku sukai, ah aku terlalu memperhatikan setiap lekuk garis diwajahmu.. kemaren,ingin rasanya aku menyapamu dengan sebuah senyuman namun sayang aku tidak cukup berani untuk sekedar menyapamu saat kamu berada tepat didepanku,bahkan untuk senyum sekalipun aku tidak berani untuk melakukannya.

Aku seorang perempuan dan tidak mungkin untuk memulai lebih dulu. Dan aku tidak terlalu berharap lebih terhadapmu. Aku tau diluar sana masih banyak wanita yang lebih baik dariku yang pantas untuk bersama denganmu dan mendampingimu kapan pun kamu mau. Aku hanyalah seorang wanita biasa dan mungkin seorang cewek aneh menurutmu yang sering tertangkap basah jika sedang memperhatikanmu dan tidak dapat lagi kusembunyikan merah dipipiku.



To:
Kakak Senior alias Mr.Alis
dengan masa 3 hari OPAK di kampus..

Kamis, 17 Juli 2014

CINTA!!!!

Cinta

Apa yang orang tau tentang arti cinta sesungguhnya?
Mungkin sebagian orang berfikir bahwa cinta itu indah :)) cinta itu bahagia :)) cinta itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata cukup bisa dirasakan oleh orang yang sedang jatuh cinta.
Namun bagi mereka yang sedang mengalami sakit hati karena cinta, apa itu bisa disebut dengan "Cinta sesungguhnya" ?? Saat dimana harus berjuang sendirian berjuang keras untuk mengikhlaskan dan merelakan orang yang kita cintai hidup bahagia bersama kekasihnya. Saat dimana harus berusaha tegar dan sabar ketika melihat kebersamaan mereka yang begitu indah, dan mungkin tidak akan pernah kau rasakan.

Dan itu tidak mudah. Sungguh tidaklah mudah..

Seperti sekarang ini, aku sudah hampir menyerah akan kesakitan ini!
Memang, aku sudah berusaha keras mati-matian untuk merelakan. Untuk bersikap biasa saja ketika melihat mereka beriringan berdua. Tapi apa? aku tidak pernah berhasil unutk melakukannya. Hati kecil berkata "lupakan'' kenyataannya malah berbalik dengan apa yang aku rasakan "menangis" .

Tidak pernah sebelumnya aku seperti ini, segila ini, sebodoh ini!

Dan pada akhirnya aku berfikir bahwa Cinta itu tidak pernah indah, yang ada hanya cinta selalu sakit dan akan selalu sakit. -_-

Jumat, 11 Juli 2014

Harusnya




Saat aku melihat kebersamaanmu denganya hari ini, harusnya aku sadar dari dulu kalau kamu tidak akan pernah kembali kehidupku lagi dan bersama-sama denganku lagi. Aku terlalu bodoh mengharapkan orang yang nyatanya benar-benar tidak pernah peduli terhadap perasaanku, tidak pernah peduli akan sakitnya aku..mengapa mencintai dan menyayangimu harus sesakit ini?? Mengapa?? 


Aku bagaikan punduk yang merindukan bulan. Dan kamu tidak akan pernah bisa kugapai dengan jemari kecilku ini. Tetapi  apa artinya perhatianmu terhadapku belakangan ini? Masuk kehidupku lagi dan seakan-akan aku bisa mengingat kembali hal-hal kecil dan kenangan sederhana yang pernah kulalui bersamamu dulu.

Aku tidak mengetahui apa maksud dari tindakan mu akhir-akhir ini. Aku benar-benar tidak mengerti atas semua yang terjadi kemarin. Atau mungkin kamu memang benar, aku terlalu perasa dan aku terlalu dalam mengartikan semua hal kecil yang kamu beri padaku saat ini.

Dan harusnya aku lebih menghargai kehadiran dia wanitamu yang sudah berusaha membahagiakanmu. Tidak seharusnya aku bersikap seperti ini. Maafkan aku.

Dan teruntuk kekasihku, aku tidak ingin menyakitimu lebih dalam lagi, aku menyayangimu tulus dari dasar hati. Percayalah, aku akan berusaha untuk tidak mengecewakanmu nanti.. semua ini aku tulis hanya untuk mengungkapkan apa yang ada dipikaranku dan apa yang aku rasakan. Percayalah, aku sungguh  menyayangimu tanpa ada maksud lain. Aku tidak menjadikanmu pelampiasan rasa sedihku,tidak.. nyatanya aku benar-benar menyayangimu atas dirimu sendiri.

Sabtu, 31 Mei 2014

51 hari :D



Terima kasih untuk waktu 51 hari belakangan ini..

Perhatianmu,kasih sayangmu,kehadiranmu mampu membuatku lupa akan masa lalu yang terasa sangat menyakitkan.
Banyak cerita yang ingin kubagi denganmu saat ini, tapi semua tlah berlalu..
Kalau boleh jujur,aku sungguh menikmati kebersamaan kita yang walaupun hanya didominasi oleh percakapan yang bodoh, ya melalui pesan singkat.

Namun disaat aku sedang terbang tinggi bersamamu, melayang bersamamu amat tinggi tapi dengan begitu saja kau hempaskan aku jatuh kebawah kedalam jurang yang teramat dalam. SAKIT! Tidak perlu dijelaskan betapa sakitnya. Karna ini hanya aku yang rasa, bukan kamu ataupun mereka. Luka dihati memang butuh waktu lama untuk kembali normal lagi. 

Tuan..

Apa kau tau aku sering bercerita tentangmu, membanggakanmu didepan mereka!  Bahkan aku pernah berjanji tidak akan menyakitimu. Akan mempertahankan “Kita” sampai nanti. Namun sepertinya semua mimpi itu hanyalah khayalan belaka,hanyalah khayalan tinggi yang aku tak akan mungkin bisa menggapainya. Berlebihan memang, tapi aku hanya ingin mengungkapkan semua.

Mengapa hanya dengan masalah kecil saja kau memutuskan tuk pergi,meninggalkanku tanpa pernah memikirkan perasaanku? Mengapa tuan.. kamu jahat,egois!
Sekarang sudah tidak ada lagi perhatianmu, ceritamu,pesan singkatmu,candamu,kegilaanmu,ucapanmu tiap pagi,tiap sore,tiap malam datang. Setelah ini masa-masa lalu pasti kembali  kesepian,tangisan,kesendirian,khayalan. Sedikit kecewa memang. Selamat datang kembali kehidupan lamaku..

Tuan..

Jika kamu sempat membaca tulisan jelek ku ini, dan membuatmu benci akan berlebih nya tiap kata dan kalimat ini, tolong maafkan aku.. maafkan

Senin, 28 April 2014

Don't come back



Kamu kira mudah mengobati luka hati yang dulu kamu beri padaku? Tidak sedikitpun ada rasa simpati mu terhadap semua yang tlah kamu lakukan terhadapku. Dan menyakitkan lagi ketika kamu , lebih memilih dia wanita simpananmu dari pada aku kekasihmu.

Oh, memang bagimu mudah menakluk kan hati tiap wanita..
Dan melepaskannya begitu saja setelah kamu bosan bersamanya..

Hingga tidaklah kamu sadari KARMA yang selalu mengikuti kemana langkah kakimu pergi. Tolong sadar akan semua itu tuan..

Aku kasihan terhadapmu ..

Setiap hari setiap waktu berusaha keras melupakan semua kenangan yang kau ciptakan dulu, namun apa kamu peduli akan sakit nya aku? Tentu tidak, kamu lebih memilih bersenang-senang bersama dia iya dia wanitamu..

Berjuang setiap saat untuk  dapat mengikhlaskan kepergianmu bersama wanitamu, dan sekarang kamu datang kembali dikehidupanku seakan-akan kamu lupa akan perlakuanmu terhadapku dulu,seakan-akan tidak pernah terjadi PERSELINGKUHAN dulu.

Dimana letak hatimu tuan? Dimana letak perasaanmu?
Tidakkah kamu  peduli akan perasaan kekasihmu saat ini? Kita mempunyai kehidupan masing-masing tuan, kamu bersama kekasihmu dan aku bersama kekasihku..  

Hey lihatlah aku sudah sangat bahagia sekarang, jauh lebih bahagia disaat masih bersamamu dulu, dan jauh lebih baik disaat bisa lepas darimu,
Dan kamu tuan pergilah dari kehidupanku, jangan lagi berusaha untuk mengembalikan semua ini seperti dulu kala.
 Sungguh aku tidak menginginkan itu terjadi, pergilah jangan kembali lagi.

Selasa, 01 April 2014

Menunggu



Hey, bagaimana kabarmu dengan hari ini? 

Entah apa sebabnya aku dan kamu hari ini jarang komunikasi,seperti hari-hari sebelumnya. Mungkin karena kamu sibuk atau mungkin aku yang terlalu berlebihan,karena dengan sangat beraninya mengartikan kehadiranmu untuk saat ini sudah mulai menghiasi hari-hariku..Sudah mulai mengisi kekosongan hidupku.. Sudah mulai punya tempat dihatiku.. Bahkan sudah kuartikan penting dihidupku..

Lucu  memang, mengingat aku dan kamu baru 1 minggu dekat dan saling bertukar cerita. Keliatan nya Sudah sangat akrab sekali, meskipun hanya lewat dunia maya dan dalam pesan singkat namun aku merasakan ada sesuatu yang berbeda. Yang entah mengapa seakan-akan sosokmu nyata ada dihadapanku dan selalu menemaniku setiap saat. 

Dan sepertinya alampun mendukung kehadiranmu untuk bersamaku,menggantikan dia masa laluku. Ah sudahlah, sudah tidak perlu lagi membiarkan kenangan-kenangan dahulu kembali mengaung-ngaung diingatanku. Merampas kebahagiaan yang kini sudah mulai kembali dihidup normalku. Aku ingin semua berjalan nyata dan sewajarnya. Dan berdo’a supaya kebahagiaan ini tidak semu adanya.

Oh,Tuan malam ini aku benar-benar menunggumu,menunggu kabar darimu. Ingin mendengar cerita keseharianmu, dengan apa saja yang kamu alami hari ini. Aku benar-benar mencarimu.