Sabtu, 07 Maret 2015

Berhentilah Bodoh!



Biarkan aku mencintainya, biarkan aku merindukannya,biarkan aku mengenangnya, biarkan aku menyayanginya, biarkan aku memilikinya dalam duniaku sendiri. Tolong jangan salahkan aku untuk melakukan ini semua, karena hanya dengan cara ini aku bisa menjaganya dalam hatiku. Toh ini semua hanya aku lakukan dalam khayalan dan imajinasiku tanpa berusaha untuk menjadi seorang perebut yang berhati kejam dengan siap menghancurkan hubungan mereka.

Tidak, aku tidak sekejam itu. 

Cinta memang membuat orang berubah menjadi egois, disaat dia sudah bersama dengan yang lain tidak menutup kemungkinan timbul keinginan untuk bisa memiliki. Namun aku tidak sejahat itu, percayalah. Sebab, aku pernah merasakan bagaimana rasanya saat orang yang benar-benar disayangi namun direbut oleh wanita lain. Cinta juga membuat orang lemah, lemah akan ketidakberdayaan kala rindu datang menusuk hati dan pikiran. Tidak berdaya menahan gejolak yang ada didalam dada 

Namun aku bisa apa untuk meraihnya, dia terlanjur dimiliki orang lain. Telah dibahagiakan orang lain. Aku yang mencintainya, yang tidak akan pernah bisa untuk membahagiakannya. Yaa, setelah berfikir dalam waktu yag lumayan panjang aku sangatlah jauh berbeda dengan wanitanya. Dia yang begitu sempurna, begitu ceria, yang mampu untuk menyeimbangi kesukaannya. Sangat jauh berbeda dengan aku yang kaku, pemalu dan pendiam ini. 

Tapi untuk saat ini jika aku harus pergi menjauh, aku tidak yakin kelak, dengan hatiku yang terbebani untuk menahan rindu yang akan siap meledak jika aku tidak mengetahui kabarmu lagi. Bodoh memang, tapi inilah caraku mencintaimu. Biarkan aku menyayangimu dengan cara ini, agar kau tahu bahwa aku disini selalu ada kapanpun kau butuh. Ini memang menyakitkan tapi aku tak mampu untuk berhenti karena aku sudah berjalan sejauh ini.