Rabu, 24 Juni 2015

Maaf



Maafkan aku karena tlah berani menyayangimu sejauh ini, sehebat ini,  sedalam ini..
Perasaan ini mengalir begitu saja, tanpa ku duga akan terasa begitu menyakitkan hingga membuatku jatuh terlalu dalam dan tak mampu untuk menahan ini sendirian. Sebelumnya, belum pernah terlintas difikiranku akan berada pada fase seperti saat ini. Memilikimu sama saja dengan bermimpi dan tidak akan pernah  bisa terwujud sampai kapanpun.  Benar-benar menyakitkan, bukan?

Mengenai perasaanku terhadapmu, kamu pun sudah mengetahuinya, dan aku tidak perlu mendengar jawaban apapun darimu. Karena bagimu, perasaanku hanyalah candaan yang harus kamu tertawakan. Dan seharusnya aku sadar dari dulu bahwa aku tidak akan pernah mempunyai tempat dihatimu, karena aku bukanlah wanita yang mampu meluluhkan hati kerasmu dan aku bukanlah wanita yang bisa membuat jantungmu berdebar dengan sangat kencang saat berada didekatku, sangat jauh berbeda dengan apa yang kurasakan terhadapmu. 

Bukan aku tidak mau berjuang lebih untukmu, hanya saja aku berusaha untuk mengembalikan semuanya seperti dulu saat masih baik-baik saja. Seperti saat dimana aku memandangmu tidak ada terselip perasaan apapun. Ini menyakitkan tapi harus kulakukan agar aku bisa pergi dan mencoba untuk sembuhkan lukaku.
Sekali lagi, maafkan aku yang sudah terlalu lancang mengusik dan mengganggu hidupmu dengan perasaan hatiku. Aku hanya butuh waktu untuk menjadikan perasaan ini hilang dan sampai pada titik dimana aku benar-benar menyembuhkan lukaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar